MUSEUM OHD

Adalah dr Oei Hong Djien yang lahir di Magelang pada tahun 1939 pendiri sekaligus pemilik OHD Museum. Bliau lulus sebagai dokter medis 1964, dan pergi ke Belanda untuk spesialisasi lebih lanjut 1966-68. Mewarisi perusahaan tembakau dan menjadi pakar tembakau dan mitra bisnis P.T. Djarum.

Setelah lulus ia sudah senang membeli lukisan namun mulai mengumpulkan karya berharga 30 tahun yang lalu. Koleksinya terdiri dari seni rupa modern dan kontemporer Indonesia. Sebuah bagian telah terbitan dalam sebuah buku yang ditulis oleh DR Helena Spanjaard “Exploring Modern Indonesian Art. Koleksi Dr. Oei Hong Djien “.

Dia sering meminjamkan sebagian koleksi untuk pameran di dalam negeri dan luar negeri. Sebuah museum telah dibangun untuk menunjukkan koleksi: bangunan pertama selesai pada tahun 1997 dan yang kedua 2006. Yang ketiga dibuka 5 April 2012. Nama ini adalah Museum OHD dan terbuka untuk umum. Diangkat sebagai Penasihat Galeri Seni Nasional Singapura untuk museum dan seni Indonesia H. Widayat. Dia pernah menjadi Honorary Advisor dan Board Member ke Singapore Art Museum dan kurator Museum H. Widayat. Dia sekarang anggota Dewan Pembina Yayasan Biennal Yogyakarta.

Museum OHD buka setiap hari dari jam 10 pagi sampai jam 5 sore, kecuali hari Selasa dan hari libur *.
Terakhir masuk ke galeri museum pukul 4 sore.

Bersumber dari situs resminya, untuk tiket masuk sebagai berikut:

tiket masuk OHD

Saat ini, dengan koleksi lebih dari 2000 karya Dr. Oei, mulai dari lukisan, pahatan, instalasi dan seni media baru, OHD Museum menyediakan koleksi yang mewakili esensi seni rupa modern dan kontemporer Indonesia. Dari waktu ke waktu museum ini memamerkan sebuah pertunjukan artis.Museum OHD mencitrakan generasi muda untuk menghargai, menikmati dan melestarikan seni Indonesia.

 

 

 

 

Leave a Reply